Postingan

Seutas Rasa yang Baru-Part 2

Sejak aku putus dari Alvin, rasanya hariku begitu hambar. Layaknya bunga yang mekar tetapi tidak harum aromanya. Aku sering melamun, termenung sendiri, dan membayangkan hariku sebelumnya yang begitu menyenangkan. "Kok ngelamun terus sih. Lagi mikirin apa? Si Alvin lagi?" tanya teman sebangkuku Rachel. "Ehmm, enggak kenapa-kenapa kok, Chel. Kamu udah  lama disitu?" sahutku dengan setengah kaget. "Halah, gak usah ngeles deh. Aku tau kamu masih belum bisa move on dari Alvin. Dari tadi aku merhatiin kamu ngelamun kayak orang susah tau." jawab Rachel dengan ekspresi penasaran. "Ya kamu tau sendiri kan gimana perasaanku. Meskipun aku udah putus sama dia 2 tahun lalu, aku masih belum bisa move on 100% dari kenanganku sama dia. Luka 2 tahun lalu masih membekas, Chel." balasku dengan menitikkan air mata sambil mengupas luka dua tahun yang lalu. "Iya, emang sakit banget. Aku bisa kok ngerasain gimana kalo aku di posisi kamu. Aku ...

Langkah Nyataku

Halo sodarah-sodarah sejagat raya.  Kali ini aku mau sharing sedikit cerita dunia kepenulisanku.  Belum lama sih,  tapi kenangannya banyak banget euy (gamon nih ceritanya) .  Dulu,  waktu aku masih kecil,  hobiku membaca.  Baca novel,  baca komik,  baca cerpen,  baca cerbung,  dan masih banyak lagi yang lain. Berlanjut saat aku SD, aku mulai mengikuti lomba-lomba berbau sastra, yaitu cergam alias cerita bergambar. Awalnya aku membuat cergam karena untuk menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia.  Namun,  entah karena apa guruku mendaftarkanku untuk mengikuti lomba cergam antar sekolah. Dan aku akhirmya mendapat juara 2. Alhamdulillah, diberi kelancaran dan hasil yang memuaskan.  Saat SMP,  aku selalu menulis curhatan keseharianku di sebuah buku kecil.  Kalau jaman dulu sih namanya buku diary . Nggak tau kalau sekarang. Aku menulis isi hatiku di buku itu setiap malam sebelum terlelap di atas bantal. ...

Gara-Gara Jatuh

Tidak terasa , Ulangan Akhir Semester 1 segera tiba. Tapi yang ku  tunggu-tunggu adalah liburan. Aku tidak sabar berlibur. Bahkan aku sudah prepare untuk kebutuhanku saat berlibur. Tapi aku fokus dulu pada yang akan datang ini. Ya. Minggu depan aku akan mengikuti Ulangan Akhir Semester 1. Tentunya, motif belajarku harus ekstra. Persiapanku harus matang. Aku harus lebih giat lagi belajar.  Saat jam pelajaran, sekitar pukul 9, ada panggilan ketua kelas. Pengumumannya tentang UAS 1 minggu depan. Karena media ulangannya menggunaka komputer, ketua kelas dari masing-masing kelas mendata teman-teman sekelasnya yang punya dan memakai laptop sendiri saat ulangan. Aku dengan temanku berecana untuk memakai laptop sendiri saat ulangan. Kemudian, Pak Budi, salah satu guru TIK datang menuju kelasku dan memberi tahu bagi siswa yang memakai laptop sendiri saat ulangan, besok diharapkan membawa laptopnya untuk dicek. "Anak-anak, bagi yang memakai laptop sendiri besok harap dibawa ya...

Nyawa

Akhir-akhir ini banyak tragedi kecelakaan di kotaku. Rata-rata korbannya adalah pengendara motor dan pengemudi truk. Entah, di antara mereka siapa yang salah. Yang jelas, kejadiannya terjadi karena tata tertib yang dilanggar. Peraturan yang terabaikan.  Mereka tahu akan peraturan, tetapi tidak bisa menjalankan. Mereka justru malah menyepelekan. Kebanyakan penyebab kecelakan adalah menyalip kendaraan di depannya dan menerobos rambu-rambu lalu lintas. Memang hal menerobos rambu-rambu lalu lintas terdengar sepele. Mengerikan tapi hihi. Kemarin, aku mendengar berita kecelakaan antara truk dengan sepeda motor. Hmm. Lagi-lagi penyebabnya menyalip truk, lewat sebelah kiri pula. Apalagi itu truk gandeng.  Haduh, sesak rasanya. Tidak melakukan tapi ikut merasakan. Apa sih yang ada dipikiran mereka? Apa mereka tidak eman nyawanya? Apa mereka tidak memikirkan keselamatan mereka?  Rata-rata pengendara motor yang seperti itu adalah anak sekolah. Pelajar SMP dan SMA ke...

Histeris Suntik Difteri

Difteri merupakan infeksi bakteri yang pada umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan. Penyakit bakteri ini juga mudah menular dan dapat terjadi dengan mudah, terutama bagi orang yang tidak mendapat vaksin difteri. Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi dan imunisasi terhadap difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia. Di kotaku, sudah beberapa sekolah yang siswanya sudah diberi vaksin difteri. Kabarnya, para siswa histeris dengan jarum suntik yang digunakan untuk pemberian vaksin. Teman-temanku di sekolah heboh dengan video-video dari sekolah lain yang merekam siswa-siswa yang histeris karena diberi vaksin. Hal itu membuat teman-temanku ketakutan.  Kebetulan, hari ini ada pemberian vaksin difteri di sekolahku. Petugasnya datang dari puskesmas dekat sekolahku. Aku dan sebagian temanku PMR diberi tugas untuk membantu petugas puskesmas. Urutannya mulai dari kelas 10, kemudian kelas 11, dan berlanjut ke kelas 12.  Aku...

Salah Seragam

Hari libur semester 1 telah usai. Kini saatnya kembali ke rutinitas biasanya. Ya, kembali bersekolah. Kembali bersahabat dengan tugas-tugas dan bekerja sama dengan soal-soal ulangan harian. Berhubung sekolahku di semester 2 ini mulai memberlakukan program fullday school, sekolahku mengubah sedikit peraturan soal seragam.  Berhubung masuk sekolah dalam seminggu menjadi 5 hari, seragam yang biasa dipakai di hari Sabtu menjadi dipakai di hari Kamis. Jadi, hari Rabu memakai seragam kotak-kotak dan hari Kamisnya memakai seragam bluesky (seragam khas SMA ku).  Aku memang anak pelupa, saat hari Kamis, aku justru malah memakai seragam kotak-kotak. Saat sampai di gerbang sekolah, aku baru menyadari kalau aku salah seragam. "Oh, iya aku salah seragam deh kayaknya." ujarku dalam hati Aku segera menuju ke kelas. Sesampai di dalam kelas, salah satu temanku memperhatikan aku dengan saksama. Heran melihat seragam yang kupakai. Begitu juga dengan teman-temanku dari kelas lai...

Seutas Rasa yang Baru -Part 1

Waktu berjalan begitu cepat. Hari terus berganti. Pagi berganti siang, siang berganti sore, dan sore berganti malam. Sejak aku berpindah rumah karena pekerjaan orang tuaku yang nomaden, perlahan-lahan aku lupa dengan masa laluku.  Ya, tepatnya dua tahun yang lalu. Aku meninggalkan kota kelahiranku, Kediri. Kota penuh kenangan. Kota yang menyisakan seribu jejak memori masa kecilku. Kota di mana aku dididik hingga aku remaja. Kota itu menyisakan beberapa bagian kejadian yang suram. Dimana aku menahan luka di kota itu. Ya. Ada skenario yang pernah tersisa.  Tepat dua tahun lalu, setelah pengumuman kelulusan SMA kejadian itu terjadi. Aku memergoki Alvin, mantan kekasihku berboncengan dengan Selly, sahabat karibku. Mereka bercanda mesra. Terlihat bahagia. Rasanya pedih sekali. Bagaimana bisa sahabatku seperti ini? Sejak kejadian itu, Mama memberiku nasihat agar tidak terlalu care dengan teman. Sebaik-baik teman dan sedekat-dekatnya kita dengan sahabat, seribu satu ...