Postingan

Rumah, Kopi, dan Kenangan

Aku menatapmu dalam lamunan. Berharap dia balik menatap diriku yang sejak tadi memperhatikannya dari jendela rumah ku. Menyisakan sedikit waktu untukku. Aku harap kau paham tentang isi batinku.  Menyusun rentengan kenangan indah bersamaku. Hidup bersamaku hingga di penghujung waktu. Kau dan aku. Hanya itu. Ingat tidak tentang pertemuan kita di kafe dekat rumahmu? Kau menyambutku dengan kopi susu hangat favoritku.  Mungkin kau sudah lupa. Kau telah hilang ingatan sejak dia hadir untuk membuatmu jauh dari tempat pulang asalmu. #tantangan mbak Wid #kelasfiksi #odopbatch5

Kucingku Sayang

"Tema Hewan Peliharaan" Kala itu, ketika aku berjalan dengan temanku, Reta, sepasang mataku meihat seekor anak kucing. Matanya sipit, bulunya tebal, dan tubuhnya mungil namun dipenuhi lumuran lumpur. Matanya terbelalak dan tersentak kaget ketika aku mendekatinya pelan-pelan. Hampir saja ia terjebur ke lumpur di sampingnya lagi. Tanganku mendekati tubuhnya. Mengelus tubuhnya dengan lembut. Tiba-tiba aku teringat bahwa aku harus segera pulang. Mama sudah menungguku di rumah. Aku harus cepat pulang ke rumah. Namun, aku kasihan dengan anak kucing yang malang ini, sendirian tanpa ada ibunya. "Nin, kamu kan suka kucing banget nih. Sebagai penyayang spesies kucing, mending kamu bawa pulang deh anak kucing ini."  "Iya, ide yang bagus. Lagi pula, ada satu kandang kosong di rumahku. Bekas kandang Caty." Caty adalah kucing kesayanganku. Ia kucing yang pandai, penurut, dan lincah. Namun, sayangnya Caty mati tersrempet mobil saat ia lepas dari kandang....

Hal yang Menginspirasi

Menulis itu bukan hal baru menurutku. Menulis itu serpihan cerita yang dirangkai rapih oleh pemiliknya di sebuah media. Entah di selembar kertas maupun di buku diary. Menulis merupakan salah satu cara penghilang kegelisahan yang belum mendapat pendengar. Biasanya hal ini dilakukan oleh remaja jaman sekarang. Seiring berjalannya waktu. Seiring majunya teknologi. Berkembangnya teknologi membuat para penulis mencurahkan isi kepalanya dan menuangkannya ke dalam blog pribadi. Aku sendiri satunya. Dan semenjak aku bergabung di One Day One Post, wawasanku juga menjadi berkembang pesat. Dan hingga akhirnya aku bisa bertahan sejauh ini.  Tak hanya itu, aku juga mengenal penulis senior yang tak kalah bagus karya-karyanya. Hal inilah yang menjadi pemacu semangatku untuk terus konsekuen menulis. Dan sekarang, saatnya mereview blog para anggota ODOP. Dan aku kebetulan mendapat kesempatan untuk berkunjung di blognya mbak Azizah. Setelah aku berkeliling menyelinap ke dalam blognya (ehehe...

Ini Tentangku

Melia Veronika. Gadis berusia 16 tahun yang sekarang duduk di bangku kelas 2 SMA. Gadis yang kesehariannya hanya bersekolah untuk belajar dan berorganisasi. Hobinya menulis, mengoleksi novel, dan juga membaca.  Pernah suatu hari, waktunya habis untuk berorganisasi. Saat itu, di organisasinya akan ada acara di sekolah.  Kebetulan, Melia terpilih menjadi sie acara kegiatan tersebut. Sie yang terlihat sibuk sebelum acara apalagi saat acara. "Jadi, tugasnya apa aja nih?" tanya Milea kepada Ardi sebagai ketua pelaksana. "Buat sie acara, silahkan membuat jadwal dan konsep kegiatan. Itu untuk target tanggal 3. Dan target untuk tanggal 4 silahkan membuat jadwal dan konsep kegiatan fix dan juga list barang." "Buset, banyak amat ya. Mana waktunya cuma sedikit." jawab Melia (menggaruk-garuk kepala)  "Kalau ngumpulinnya terlambat, ingat. Ada konsekuensinya." "Iyaaa." sahut Melia (menghela napas) *** Dia tidak terlalu ...

Kejar untuk Tetap Belajar

Ku ikuti terus langkah penaku. Ku giring untuk membeberkan tulisan-tulisan aksara. Tak ku rasa, sudah ada dua bulan aku mengikuti komunitas menulis. ODOP namanya. Ku jajaki setiap materi, ku pahami setiap penjelasan, ku jalani setiap tantangan-tantangan yang diberikan. Terkadang lelah juga menimpa, letih menerpa. Namun, semua ku nikmati seiring berjalannya masa. Masa dimana terbagi kelompok-kelompok dengan julukan planet-planet. Masa itu harus dinikmati, dijalani, dan untuk berbagi. Jika kau hanya membayangkan karyamu, rasanya asam dan hambar. Dan akhirnya kau merasa hampa. Ku ambil langkah untuk beranjak menulis. Sedikit apa pun waktu luangku, ku sempatkan menulis. Semalas apa pun, ku tetap mencurahkan isi kepala ku. Hingga tiba saatnya, kelas planet bubar dan berkumpul bersama di alam semesta. Aku tak beranjak dari tempatku. Ku pegang ponselku sembari menanti sesuatu yang ku mimpi. Ya, hari itu hari pengumuman kelulusan ODOP. Berdegup kencang sekali jantungku. Bagai menanti ...

Jogja Istimewa -selesai

Setelah berkunjung dari UGM dan berfoto bersama, rombongan JS dan JJB menuju ke dalam bus masing-masing. Selanjutnya, rombongan JJB melanjutkan untuk berkunjung ke AKMIL, sedangkan rombongan JS melanjutkan perjalanan menuju Candi Prambanan. Perjalanannya memakan waktu sekitar satu jam an. Sesampai di sana, aku mengantri tiket masuk. Setelah mendapat tiket, aku mengantri untuk masuk. Pada saat tiket masukku discan, tiba-tiba mesinnya eror.  Aku sekilas melirik belakangku. Wahhhh antri panjang ternyata. Malu sekaliiii. Temanku yang sudah masuk terlebih dahulu menertawakanku karena aku terlihat gupuh sekali. Setelah berhasil masuk, aku segera mengabadikan momen-momen di sana. Aku mengambil beberapa foto. Aku bertemu dengan dua orang turis. Aku berniat untuk mengajak mereka foto bersama denganku.  Belum sempat aku bertanya, mereka justru berlalu dari hadapanku. Yasssh. Sedih rasanya. Sakit ya pasti. Tapi ya sudahlah. Kemudian aku segera menjajaki objek wisata yang...

Jogja Istimewa-part 1

Di tahun 2018 ini, tepatnya tanggal 04 Maret 2018 ini kelas 11 melaksanakan kegiatan SK2AL. Kegiatannya berupa studi kampus di Indonesia. Terdapat dua pilihan, yaitu JS (Jogja-Solo) dan JJB (Jogja-Jakarta-Bandung). Masa SK2AL JS berlangsung selama 3 hari. Sedangkan masa SK2AL JJB berlangsung selama 5 hari. Kebetulan, aku memilih JS. Aku berangkat dari sekolah pukul 20.00 WIB dengan menumpangi bus pariwisata. Aku duduk berdua dengan temanku, Okta. Sedangkan dua temanku Sasa dan Dinka duduk bertiga dengan temanku lainnya di sebelah kanan. Kami bermalam sehari di dalam bus. Dalam satu bus, berasal dari beberapa kelas. Sepanjang jalan kami karaokean di dalam bus. Menjelang larut malam, beberapa dari kami sudah lelap tertidur, kemudian disusul yang lainnya.  Keesokan harinya, sekitar pukul 04.00 pagi kami tiba di Pantai Parangtritis. Aku dan tiga temanku mencari kamar mandi sekitar area pantai. Ada hal memalukan terjadi padaku. Aku hampir terjatuh di depan pintu kamar mandi karen...