Penyakit Kehidupan

Siapa sih yang gak asing sama makhluk satu ini? Teroris. Yash, betul. Makhluk yang susah diberantas. Boro-boro diajak tobat, udah rusak pikiran mereka. Trending topik hari ini dikejutkan sama aksi terorisme yang gak berbobot banget. Kejadian ini terjadi tadi pagi di salah satu kota besar di negeri tercinta yaitu Surabaya. Awak media telah sibuk berbondong-bondong menuju ke TKP. Mereka terus menguak informasi terupdate dari POLDA JATIM. Ada pelaku yang berhasil kabur dan ada yang hancur bersama bom setelah menyelundup sebagai jemaat gereja. Entah apa yang ada di benak mereka. Mereka nekat bunuh diri dengan menjadikan sebuah alasan bahwa itu jihad.

Hah? Jihad? Gue sebagai pelajar aja jijik sama tingkah konyol mereka ini. Gak mikirin agama lain yang lagi ibadah. Yang paling bikin gue tambah kesel ketika tau di antara mereka adalah wanita. Naudzubillah, semakin gila wanita jaman sekarang. Mereka memasang cadar dan mengaku-ngaku beragama Islam? Tidak. Agama Islam tidak pernah mengajarkan perbuatan keji seperti itu. Menyikapi kejadian bom bunuh diri yang sering terjadi di tanah air , siapa pun pelakunya tidak dapat disebut sebagai mujahid, karena Allah Ta'ala berfirman di dalam  Q.S An-Nisaa ayat 29 yang artinya: "Dan janganlah kalian membunuh diri kalian; sesungguhya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." 

Maka dari itu, aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan alasan jihad adalah sebuah kekeliruan dan merupakan pelanggaran terhadap syariat Islam itu sendiri. Kita ini hidup di dunia yang beragam agama. Kita semua adalah saudara. Kita satu Indonesia. Negara kita ini adalah negara kesatuan. Jangan saling menyalahkan. Mari hidup penuh perdamaian dengan saling memberi kepercayaan. Tidak ada agama apapun yang menghalalkan teror. Mereka menggunakan topeng agama untuk memecah persatuan antar agama.

#odopbicaraterorisme
#onedayonepost
#islambukanteroris
#terorisbukanislam
#odopberbicara

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Nyataku

Tentang Sahabat

Setelah Gelap Pasti Ada Cahaya Part 2