Seutas Rasa yang Baru-Part 2
Sejak aku putus dari Alvin, rasanya hariku begitu hambar. Layaknya bunga yang mekar tetapi tidak harum aromanya. Aku sering melamun, termenung sendiri, dan membayangkan hariku sebelumnya yang begitu menyenangkan. "Kok ngelamun terus sih. Lagi mikirin apa? Si Alvin lagi?" tanya teman sebangkuku Rachel. "Ehmm, enggak kenapa-kenapa kok, Chel. Kamu udah lama disitu?" sahutku dengan setengah kaget. "Halah, gak usah ngeles deh. Aku tau kamu masih belum bisa move on dari Alvin. Dari tadi aku merhatiin kamu ngelamun kayak orang susah tau." jawab Rachel dengan ekspresi penasaran. "Ya kamu tau sendiri kan gimana perasaanku. Meskipun aku udah putus sama dia 2 tahun lalu, aku masih belum bisa move on 100% dari kenanganku sama dia. Luka 2 tahun lalu masih membekas, Chel." balasku dengan menitikkan air mata sambil mengupas luka dua tahun yang lalu. "Iya, emang sakit banget. Aku bisa kok ngerasain gimana kalo aku di posisi kamu. Aku ...