Nyawa

Akhir-akhir ini banyak tragedi kecelakaan di kotaku. Rata-rata korbannya adalah pengendara motor dan pengemudi truk. Entah, di antara mereka siapa yang salah. Yang jelas, kejadiannya terjadi karena tata tertib yang dilanggar. Peraturan yang terabaikan. 

Mereka tahu akan peraturan, tetapi tidak bisa menjalankan. Mereka justru malah menyepelekan. Kebanyakan penyebab kecelakan adalah menyalip kendaraan di depannya dan menerobos rambu-rambu lalu lintas.

Memang hal menerobos rambu-rambu lalu lintas terdengar sepele. Mengerikan tapi hihi. Kemarin, aku mendengar berita kecelakaan antara truk dengan sepeda motor. Hmm. Lagi-lagi penyebabnya menyalip truk, lewat sebelah kiri pula. Apalagi itu truk gandeng. 

Haduh, sesak rasanya. Tidak melakukan tapi ikut merasakan. Apa sih yang ada dipikiran mereka? Apa mereka tidak eman nyawanya? Apa mereka tidak memikirkan keselamatan mereka? 

Rata-rata pengendara motor yang seperti itu adalah anak sekolah. Pelajar SMP dan SMA kebanyakan. Mereka masih labil. Merekalah yang sering menjadi korban cinta aspal. Mereka menerobos dan menyalip karena dikejar waktu. Mereka memikirkan cara agar tidak telat sekolah dengan menggunakan cara yang justru membahayakan mereka. Tanpa sadar, mereka sudah merugi. Merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

Heiii, para pemuda-pemudi pengendara motor. Jadilah pengemudi yang profesional. Bijaklah saat di angkasa jalan raya. Lebih baik telat karena waktu, daripada telat karena nyawa tidak selamat.
~selesai


#Onedayonepost #odopbatch5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Nyataku

Tentang Sahabat

Setelah Gelap Pasti Ada Cahaya Part 2