Rutinitas yang Berkesan

 Sekolah? Ya, sekolah. Inilah yang menjadi rutinitas keseharian bagi seorang pelajar. Kini, telah diadakan program fullday school  di beberapa sekolah. Salah satunya adalah sekolahku. Di semester 2 ini, sekolahku telah menjalankan program fullday school. Jadi hanya terdapat 5 hari efektif dalam seminggu, yaitu hari Senin-Jum'at. Sehingga, pelajar bisa meluangkan waktunya untuk istirahat selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Tapi tidak denganku. Aku tetap saja sibuk dengan rutinitasku di sekolah. Sejak aku kelas 10, aku selalu disibukkan dengan tugas-tugas sekolah dan juga tugas organisasi. Aku hampir setiap hari pulang sore, bahkan hampir menjelang senja tiba. 

 Sepulang dari sekolah, aku bersih diri dan menunaikan shalat. Setelah itu, aku memanfaatkan sisa waktu malamku untuk mengerjakan tugas. Hingga larut malam aku mengerjakan tugas. Tidak hanya satu dua hari saja, namun hampir setiap hari aku belum tidur hingga larut malam. Fatalnya, aku menjadi insom alias tukang begadang. Seringkali aku mendapat omelan mama karena begadang. Mau bagaimana lagi? Aku tidak bisa mengelaknya. Memang seperti itu adanya. Perlahan-lahan aku mencoba segera tidur ketika sudah tidak ada lagi tugas yang harus diselesaikan. Toh, begadang sendiri juga tidak baik bagi kesehatan.
Keseharianku tidak pernah lepas dari tugas. Setiap ada tugas sekolah, pasti bermacam-macam. Mulai dari tugas menghafal materi, membuat peta konsep, mengerjakan soal-soal latihan, membuat film pendek, dan menyiapkan materi untuk bahan presentasi. Deadline yang diberikan juga tidak dalam jangka waktu yang lama. Jadi secepatnya harus tuntas.

 Memang terkadang aku merasa lelah saat mengerjakan tugas yang bisa dibilang lumayan banyak setiap harinya. Bahkan hampir tiada kata libur dihidupku (sok sibuk hehe). Suatu hari pernah terlintas dipikiranku, aku lelah sekolah. Aku ingin berhenti sekolah. Tapi, aku ingat akan suatu hal. Banyak di luaran sana anak-anak yang ingin bisa sekolah namun mereka tidak bisa bersekolah atau melanjutkan sekolahnya karena masalah ekonomi. Banyak anak di luaran sana yang ingin menggendong tas, berseragam, dan bersepatu sekolah. Hal ini yang memotivasiku untuk tetap semangat bersekolah. Bisa bersekolah adalah suatu pengalaman berharga dan berkesan selama hidupku. Aku menjadi lebih semangat karena termotivasi oleh keluarga, saudara, dan sahabat-sahabatku. Bersyukurlah bagi kalian yang bisa bersekolah. Manfaatkan masa-masa sekolahmu dengan kegiatan-kegiatan positif. Jika kalian malas belajar atau sekolah, ingatlah bahwa ada banyak anak di luaran sana yang ingin bersekolah tetapi tidak bisa sekolah. Ingatlah juga bahwa kalian kelak menjadi generasi muda emas di masa mendatang.

#TantanganODOP1 #Onedayonepost #ODOPbatch5

Komentar

  1. Oh lucky you punya semangat belajar seperti itu. Pertahankan dan lanjut terus ya. Sukses buat kamu. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siapp kak. Aamiin. Sukses juga buat kakak:)

      Hapus
  2. Waww sekolah Fullday masih ada ya..
    mantaplah, ditengah padatnya kegiatan masih sempat menulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada dong kak hehe, iya disempat-sempatin nulis pas ada jamkos di kelas wkwk

      Hapus
  3. duh jadi baper kangen masa sekolah..

    BalasHapus
  4. Semua ada masanya.
    Semangat, Nak!!

    BalasHapus
  5. Ikut semangat baca tulisan yang bersemangat..
    Semangatt!

    BalasHapus
  6. Duku aku waktu kelas X dan XI juga full day school dek, enak kok jadi kita seharian disekolah . O iyaa semangat terus ya dek belajarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, ada suka dukanya. Kalo kita kebiasaan pulang sore , pas kita pulang pagi rasanya kayak surga dunia kak :v

      Hapus
  7. Kalo sekarang ngerasa "Aku lelah sekolah" sabar ajaa. Bismillah.
    Nanti tautau rasa itu udah berlalu dan berganti "Aku rindu sekolah" 😅😅

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Nyataku

Tentang Sahabat

Setelah Gelap Pasti Ada Cahaya Part 2