Seutas Rasa yang Baru - Part 5

Hari ini tak seperti biasanya. Mendung tapi tak hujan. Hujan tapi tak berpelangi. Cerah tapi tak ada matahari. Sesuatu yang tidak ku inginkan terjadi. Aku menatap dengan jeli dan teliti di jalan pulang yang biasa ku lewati. Aku melihat sosok yang dua tahun lalu meninggalkanku dengan rentetan luka yang sampai saat ini pun masih berbekas. 

Alvin. Dia yang kulihat saat ini? Mengapa dia ada di sini? Mengapa harus kota ini yang ia kunjungi? Apa tidak ada kota lai untuk bersinggah? 

Seperti biasanya, aku menunggu bus di halte dekat kampusku. Aku menatap jam tanganku sudah menunjukkan pukul 4 sore. Tiba-tiba sebuah sepeda motor berhenti di depanku. Tampangnya masih sama seperti dulu. Hanya saja, sekarang dia berkumis tipis dengan tampilan agak keren. 

"Halo, Fi? Apa kabar?" tanya cowok itu.

Aku mengabaikan pertanyaannya. Aku menatapnya lebih dalam. Benarkan itu Alvin? Benarkah dia yang meoreh luka di hatiku dua tahun lalu? 

"Alvin?" spontan aku terkejut menatapnya.

"Iya, ini aku, Alvin. Kamu kuliah di sini ternyata."

"Iya, aku kuliah di sini. Kamu di sini kuliah juga?" tanyaku penasaran.

"Enggak, aku di sini lagi liburan."

"Oh, liburan. Sama keluarga?"

"Bukan, sama Selly aku, Fi."

"Oh, sama Selly. Have fun deh buat holiday nya."

~bersambung


#Onedayonepost #odopbatch5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah Nyataku

Tentang Sahabat

Setelah Gelap Pasti Ada Cahaya Part 2