Seutas Rasa yang Baru-part 9
"Hei, Fi. Lama ya kita nggak ketemu. Udah 2 tahunan yang lalu. Apa kabar kamu?" tanya Selly sambil berjabat tangan padaku.
"Halo, Sel. Iya nih, udah lama nggak ketemu. Makin cantik aja. Alhamdulillah kabarku baik. Gimana kabarmu?" tanyaku balik.
"Ah kamu bisa aja. Justru kamu yang makin cantik. Alhamdulillah kabarku juga baik.
"Kamu lagi cari novel di sini?" tanyaku sambil menatap novel yang di tangannya.
"Iya, nih. Buat temen pas lagi suntuk di rumah. Eh, Fi. Ini pacar barumu?"
"Oh gitu. Iya, Sel, kenalin namanya Dito. Dia pacarku."
"Hai, gue Selly. Temennya Fira pas SMA. Dan yang disamping gue ini Alvin, pacar gue."
Dito melongo menatapku. Hampir saja dia membuka mulut untuk membongkar pengakuan yang ku buat-buat ini. Namun, aku segera memberikannya isyarat supaya dia tidak buka mulut.
"Iya, gue Dito, pacarnya Fira."
"Ehm, selamat deh buat kalian. Semoga kalian langgeng terus ya."
"Makasih, Sel."
"Kalo gitu aku pulang duluan ya, Fi. Baik-baik ya di sini. See you." ucap Selly sambil bergandeng tangan dengan Alvin.
Entah rasanya panas sekali. Seakan-akan ada api di belakang kepalaku. Hampir saja aku merobek sebuah novel yang ku genggam. Tak segan-segan, Dito segera menggagalkan niat yang tak ku sengaja itu.
"Hei, lo kenapa sih? Kok ngaku-ngaku kalo gue pacar lo segala?"
"Aku nggak apa-apa kok. Biar tau tuh si Alvin kalo aku gak selemah yang dia kira."
"Terus lo nutupin rasa cemburu lo dengan pura-pura kalo lo pacaran sama gue?"
"Aku nggak cemburu."
"Halah, gak usah ngeles deh. Pake gak mau ngaku juga."
"Ngapain juga nyemburuin mantan?"
"Ooo jadi yang tadi itu mantan kamu. Pantes aja kok pas lo ngenalin gue sebagai pacar lo mukanya langsung kaget gitu."
"Dia kaget? Syukurlah, biar dia juga ngerasain gimana artinya patah hati."
"Iya. Lo gamon nih ceritanya?"
"Kalo kamu penasaran, mendingan kita ceritanya jangan di sini deh. Gak enak didengeri banyak orang."
~bersambung
#Onedayonepost #odopbatch5
Komentar
Posting Komentar